• Monday, October 24, 2011

    Lailatul Qodar



    Betapa mulia dan begitu istimewanya lailatul Qadar itu, sebagai rahmat dan nikmat Allah SWT bagi seluruh umat Muhammad. Sehingga tak satu pun dari kita yang tidak suka jika mampu meraihnya. Dan wajar pula, jika malam jatuhya Lailatul Qadar itu pun selalu dipertanyakan, bahkan nyaris selalu menimbulkan perselisihan pendapat.

    Kapan Lailatul Qadar?
    Lailatul Qadar adalah malam yang agung diantara sekian malam di bulan suci Ramadhan. Tidak disebutkan kapan malam itu terjadi. Paling tidak, ada 3 keutamaan yang digambarkan dalam ayat tersebut:

    • Orang yang beribadah pada malam itu bagaikan beribadah selama 1000 bulan, 83 tahun 4 bulan.
    Diriwayatkan, ini menjadi penggembira umat Nabi Muhammad SAW yang berumur lebih pendek dibanding umat Nabi-Nabi terdahulu.

    • Para malaikat pun turun ke bumi, mengucapkan salam kesejahteraan kepada orang-orang yang beriman.
    • Malam itu penuh keberkahan hingga terbit fajar.
    Imam Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda:
    "Siapa beribadah di malam Lailatul Qadar dengan rasa iman dan mengharap pahala dari Allah, ia akan diampuni dosanya yang telah lalu."

    Diriwayatkan dari Abu Daud, Nabi Muhammad SAW pernah ditanya tentang Lailatul Qadar, lalu beliau menjawab:
    "Lailatul Qadar ada pada setiap bulan Ramadhan."
    Riwayat Imam Bukhari dari Aisyah, Nabi Muhammad SAW bersabda:
    "Carilah Lailatul Qadar itu pada malam ganjil dari 10 terkhir pada bulan Ramadhan".

    Menurut pendapat yang lain, Lailatul Qadar itu terjadi pada 17 Ramadhan, 21 Ramadhan, 24 Ramadhan, malam ganjil pada 10 akhir Ramadhan dan lain-lain. Jadi, tidak ditemukan keterangan yang menunjukkan tanggal kepastiannya.

    Diantara hikmah tidak diberitahukannya tanggal yang pasti tentang Lailatul Qadar adalah untuk memotivasi umat agar terus beribadah, mencari rahmat dan ridho Allah SWT kapan saja dan dimana saja, tanpa harus terpaku pada satu hari saja. Jika malam Lailatul Qadar ini diberitukan tanggal kepastiannya, maka orang akan beribadah sebanyak-banyaknya hanya pada tanggal itu saja dan tidak giat lagi beribadah ketika tanggal tersebut sudah lewat.

    Menurut suatu pendapat: Malam Lailatul Qadar itu jatuh pada malam ke-27 setiap bulan Ramadhan. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
    "Siapapun mengintainya maka hendaklah mengintainya pada malam 27. (HR.Ahmad dari Ibnu Umar)"

    Sementara menurut pendapat yang lain: Perintah Rasulullah SAW untuk mengintai pada malam ke-27 itu, bukan merupakan suatu kepastian bahwa Lailatul Qadar akan terjadi pada malam itu. Akan tetapi, hanya sebagai petunjuk, bahwa pada malam itu memang kemungkinan besar akan terjadi. Terbukti dengan pernyataan Rasulullah SAW sendiri dalam Hadits yang lain.

    Rasulullah SAW telah memberitakan kepadaku tentang Lailatul Qadar. Beliau bersabda:
    "Lailatul Qadar terjadi pada malam Ramadhan dalam 10 terakhir. Malam 21, 23, 25, 27, 29 atau malam terakhir".

    Tahukah bahwa dirahasiakannya malam Lailatul Qadar sesungguhnya adalah pukulan telak buat manusia. Sebenarnya kita sedang tersindir. Rahasia kapan datang malam Lailatul Qadar itu memberikan pelajaran bahwa ibadah mestinya tidak hanya dilakukan dalam satu malam saja.

    Ciri-Ciri Orang Yang Mendapatkan Lailatul Qadar
    Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
    "Barang siapa yang melakukan qiyam lailatul qodr dengan penuh keimanan dan pengharapan (maka) dosa-dosanya yang telah lalu diampuni". Juga do'a yang diajarkan Rasulullah SAW saat menjumpai Lailatul Qadar adalah:
    "Wahai Allah sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi Maaf, Engkau mencintai pemaafan karena itulah berikanlah maaf kepadaku. (HR.Ibnu Majah)"

    Dari ke-2 hadits diatas menunjukkan bahwa dianjurkan bagi setiap yang menginginkan Lailatul Qadar agar menghidupkan malam itu dengan berbagai ibadah: Sholat malam, Tilawah Al Quran, dzikir, do'a dan amal-amal shaleh lainnya. Dan orang yang menghidupkan malam itu dengan amal-amal ibadah akan merasakan ketenangan hati, kelapangan dada dan kelezatan dalam ibadahnya itu karena semua itu dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridho Allah SWT.
    Wallahu 'alam...

    No comments:

    Post a Comment

    Silahkan Beri Komentar Pada Setiap Postingan Disini Karena Komentar Anda Sangat Berarti Demi Kepentingan Bersama dan Blog ini Tapi Alangkah Baik dan Indahnya Jika Berkomentar Dengan Adab dan Sopan Santun

    "Please, Don't SPAM"

    script type="text/javascript"