• Sunday, February 19, 2012

    Perbedaan Jenis-Jenis Langit


    Diriwayatkan:
    "Allah pertama kali menciptakan mutiara. Kemudian Allah memandang dengan penuh kagum, mutiara itu lantas hancur. Mutiara bergoncang karena takut kepada Allah sampai ia menjadi air. Kemudian Allah memandang dengan pandangan Rahmat, lalu membekukan sebagian mutiara yang jadi air tadi. Dari sana Allah menciptakan Arsy, Arsy pun terguncang, maka Allah menuliskan lafadz di Arsy:
    "Laa ilaha illallahu Muhammadur Rasulullah. (Tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah".
    Arsy langsung diam. Lantas Allah membiarkan sebagian yang masih berbentuk air sampai kelak hari kiamat. Demikianlah maksud firman Allah SWT:
    "Dari Arsy-Nya (singgasana) yang berada diatas air,,, (QS.11 Hud:7)".
    Air tersebut saling bertepuk dan berombak bisa menimbulkan asap yang membumbung saling tindih 1 sama lain. Air pun berbuih-buih, dan dari buih itu Allah menciptakan beberapa jenis dan batu yang berlipat-lipat, sebagaimana Allah SWT mengabarkan dalam firman-Nya:
    "Kemudian Dia menghendaki adanya langit, sementara langit berubah asap,,, (QS.41 Sufhilat/As Sajadah:11)".

    Seorang Hukama berkata:
    "Sesungguhnya Allah menciptakan langit dari asap, bukan dari uap. Sebab asap adalah zat yang saling berhubungan erat dan tetap menyatu sampai batas akhir. Dan uap adalah jenis yang saling menjauh dan melepaskan diri".
    Semua ini karena sempurnanya ilmu Allah dan Bijaksana-Nya mengatur.
    Lalu Allah memandang ke air dengan pandangan Rahmat, air itu pun membeku sebagaimana yang diterangkan hadits.

    Faedah:
    Diantara langit dunia dan bumi terdapat beberapa langit dan langit, dimana 1 sama lain berjarak perjalanan selama 500 tahun. Demikian juga jarak tebal setiap langit. Ada yang mengatakan:
    "Langit warnanya lebih putih daripada susu, warnanya nampak biru dari pantulan gunung Qoof. Nama langit dunia ialah Roqi'ah. Langit kedua terdiri dari besi yang bersinar cemerlang, namanya Faidun atau Ma'un. Langit ketiga terdiri dari tembaga yang disebut malakut atau Hariyun. Langit keempat terdiri dari perak putih yang pantulan sinarnya hampir-hampir menembus pandangan mata, namanya Zahiroh. Langit kelima terdiri dari emas merah, dinamakan Muzayanah atau Musaharoh. Langit keenam terbuat dari mutiara yang cemerlang, namanya Kholishah. Dan langit ketujuh inilah yang ada "Baitul Makmur". Punya 4 tiang; dari Yaqut merah Zabarjad, perak putih dan satunya terbuat dari emas merah".

    Ada riwayat mengatakan:
    "Bahwa Baitul Makmur terdiri dari batu Akik, tiap harinya ada 70 malaikat masuk dan tidak kembali sampai hari kiamat".
    Menurut pendapat yang Mu'tamad:
    "Sesungguhnya bumi lebih utama daripada langit, sebab para Nabi diciptakan disana dan kembali kesana pula. Karena alasan itu sehingga bumi yang paling mulia ialah yang teratas, juga disanalah para orang bisa mengambil manfaat".

    Melalui Ibnu Abbas RA:
    "Langit yang paling utama paling dekat dengan Arsy Tuhan Yang Maha Pengasih, disana ada Kursi-Nya, dan hanya 7 yang selalu berputar. Ke-7 bintang ada dilangit tersebut; untuk hari sabtu ada bintang Zuhal dilangit 7, untuk hari kamis ada bintang musytari di langit keenam, bintang Mirrih ada di langit kelima untuk hari selasa, untuk hari ahad ada bintang matahari di langit keempat, untuk hari Jum'at ada bintang Zuhra dilangit ketiga, untuk hari Rabu ada bintang Athorid di langit kedua, dan terakhir hari Senin ada bintang rembulan pada langit pertama".

    Dan faedah yang tersembunyi ialah keajaiban Tuhan Maha Pencipta yang Menciptakan langit ketujuh dari asap dimana setiap langit berbeda dengan langit lainnya. Juga Allah menurunkan hujan dari langit, menumbuhkan tanaman yang berbeda-beda dengan warna dan rasa yang berbeda pula, sebagaimana firman-Nya:
    "Dan Kami melebihkan sebagian tumbuh-tumbuhan terhadap sebagian lainnya mengenai rasanya. (QS.Ar Ra'd:4)".
    Dan Allah menciptakan anak cucu Adam juga berbeda-beda; ada yang berkulit putih, hitam, bergembira, sedih, mukmin, kafir, pandai, dan bodoh. Dan asal mereka satu yaitu Adam AS.

    Maha Suci Tuhan Yang Menguatkan segala sesuatu ciptaan-Nya.

    No comments:

    Post a Comment

    Silahkan Beri Komentar Pada Setiap Postingan Disini Karena Komentar Anda Sangat Berarti Demi Kepentingan Bersama dan Blog ini Tapi Alangkah Baik dan Indahnya Jika Berkomentar Dengan Adab dan Sopan Santun

    "Please, Don't SPAM"

    script type="text/javascript"